Senin, 26 November 2012

Prilaku Adiktif



Prilaku Adiktif adalah prilaku yang sifatnya yang membuat adiksi (ketagihan) dan dependensi (ketergantugan) maka dari itu mereka yang sudah ketagihan dan ketergantungan bila dihentikan akan timbul “sindrom putus akan sesuatu” dengan gejala seperti : ketagihan, mudah tersinggung dan marah, cemas dan gelisah, gangguan konsentrasi, tidak dapat diam, tidak tenang, nyeri kepala, mengantuk dan gaangguan pencernaan.

Mari kita ambil sebuah contoh :


perokok merupakan zat adiktif maka dari itu rokok juga masuk kedalam golongan NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Ketergantungan dari rokok dipersepsikan oleh perokok sebagai kenikmatan yang memberikan kepuasan psikologis. Gejala ini dapat dijelaskan dari konsep tobacco depedency (ketergantungan rokok). Yang arti nya, perilaku merokok merupakan perilaku yang menyenangkan dan bergeser menjadi aktivitas yang bersifat obsesif (jurnal dian & alvin 2005). Hal ini dikarenakan nikotin yang bersifat adiktif.


Makanan cepat saji membuat orang bisa kecanduan. Sifat kecanduannya juga sama seperti rokok dan heroin. Hal itu menurut penelitian Profesor Paul Kenny dari Scripps Research Institute, Florida, Amerika Serikat. Tim peneliti menemukan makanan berlemak dan mengandung gula tinggi memicu "pusat kesenangan" pada otak, yang juga terjadi pada orang yang kecanduan obat. Hal ini membuat seseorang kecanduan makanan tidak sehat.

Seks bisa membuat kecanduan, orang yang sudah kecanduan seks cendrung menganggap seks itu adalah obat dalam semua hal, gejala ini biasanya di akibat kan oleh Saat melakukan ML selalu menginginkan yang cepat dan sering. Jika seorang biasa cukup dengan berciuman dan berpelukan sudah terbakar keinginan untuk berada di tempat tidur dengan pasangannya. ini biasa terjadi pada wanita.
Narkoba,Narkotika dll

Tidak ada komentar:

Posting Komentar